Sitemap

Apa saja kelebihan dan kekurangan karyawan yang bekerja dari rumah?

Beberapa keuntungan karyawan yang bekerja dari rumah antara lain dapat bekerja di lingkungan yang lebih nyaman, dapat menghemat biaya transportasi, dan dapat menghindari beberapa gangguan bekerja di kantor.Namun, ada juga beberapa kelemahan bekerja dari rumah, seperti fakta bahwa karyawan mungkin tidak bisa mendapatkan tingkat produktivitas yang sama seperti jika mereka bekerja di lingkungan kantor.Selain itu, pengusaha mungkin kesulitan menemukan karyawan yang terampil bekerja dari rumah.

Sebuah studi baru-baru ini oleh Forbes menemukan bahwa karyawan yang bekerja dari rumah lebih produktif daripada mereka yang tidak.Studi ini melihat berapa banyak waktu yang dihemat karyawan rata-rata saat bekerja dari rumah, dan hasilnya sangat mengesankan.Karyawan melaporkan menabung rata-rata tiga jam sehari, atau 18 hari setahun!Selain lebih produktif, para pekerja juga dilaporkan merasa lebih bahagia dan tidak terlalu stres saat bekerja dari rumah.

Meskipun manfaat bekerja dari rumah sudah jelas, ada beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan jika perusahaan memutuskan untuk menerapkan kebijakan tersebut.Pertama dan terpenting, penting untuk memastikan bahwa ruang kerja nyaman dan kondusif untuk produktivitas.Kedua, perlu untuk menetapkan harapan yang jelas bagi pekerja jarak jauh dan mereka yang berada di kantor.Misalnya, pekerja jarak jauh harus siap menjawab email dengan segera daripada membuatnya offline untuk dipertimbangkan nanti.Terakhir, perusahaan harus menyediakan sumber daya yang cukup sehingga karyawan dapat mengatur jadwal kerja mereka secara efektif sambil tetap menjaga kualitas komunikasi dengan rekan kerja.Secara keseluruhan, menerapkan kebijakan kerja dari rumah tampaknya merupakan investasi yang baik bagi perusahaan yang ingin meningkatkan produktivitas dan kepuasan karyawan.

Apakah ada potensi kerugian untuk membiarkan karyawan bekerja dari rumah?

Ada beberapa kerugian potensial untuk membiarkan karyawan bekerja dari rumah.Yang pertama adalah sulitnya mengelola komunikasi dan koordinasi ketika karyawan bekerja dari lokasi yang berbeda.Kedua, jika seorang karyawan tidak diawasi dengan benar atau jika mereka membuat kesalahan saat bekerja dari rumah, hal itu dapat menyebabkan konsekuensi serius.Terakhir, beberapa pemberi kerja mungkin merasa sulit untuk mengevaluasi kinerja karyawan saat mereka tidak berada di kantor.

Bagaimana Anda memastikan bahwa karyawan yang bekerja dari rumah tetap produktif?

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memastikan karyawan yang bekerja dari rumah tetap produktif.Pertama, pastikan bahwa karyawan memiliki pemahaman yang jelas tentang harapan dan pedoman perusahaan untuk bekerja dari rumah.Kedua, berikan pembaruan komunikasi secara teratur sehingga karyawan mengetahui apa yang diharapkan dari mereka dan kapan mereka harus tersedia untuk memenuhi tenggat waktu.Ketiga, pastikan ada ruang yang cukup bagi karyawan untuk bekerja di lingkungan yang nyaman dan dengan alat dan sumber daya yang sesuai.Terakhir, pastikan bahwa semua peralatan yang diperlukan sudah tersedia sehingga karyawan dapat segera mulai bekerja.Dengan mengambil langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa karyawan yang bekerja dari rumah tetap produktif dan memenuhi tujuan perusahaan.

Bagaimana jika seorang karyawan perlu mengurus masalah pribadi selama jam kerja saat bekerja dari rumah – bagaimana cara menanganinya?

Jika seorang karyawan perlu mengurus masalah pribadi selama jam kerja saat bekerja dari rumah, majikan harus menyetujui pengaturan tersebut dan memberikan kebijakan bekerja dari rumah.Karyawan perlu memberi tahu atasan mereka jika mereka tidak dapat menghadiri rapat atau menelepon karena mereka bekerja dari rumah.Jika karyawan tidak hadir selama lebih dari tiga hari berturut-turut, atasan mereka harus diberitahu.Dalam kasus di mana keadaan darurat muncul dan karyawan tidak dapat menjadwal ulang atau membatalkan janji mereka, mereka harus memberi tahu atasan mereka sesegera mungkin.Jika seorang karyawan tidak mengikuti kebijakan atau prosedur perusahaan saat bekerja dari rumah, tindakan disipliner dapat diambil.

Bisakah manajer mengelola tim jarak jauh secara efektif?

Ada pro dan kontra untuk mengelola karyawan yang bekerja dari rumah.Manajer perlu menyadari manfaat dan tantangan untuk mengelola tim jarak jauh secara efektif.Berikut adalah beberapa poin penting:

Manfaat Mengelola Karyawan yang Bekerja Dari Rumah

5 Peningkatan fleksibilitas bagi karyawan: Karyawan yang bekerja dari rumah cenderung lebih fleksibel dalam hal jam kerja serta hari/waktu yang mereka pilih untuk bekerja.Hal ini memungkinkan perusahaan memiliki kendali yang lebih besar atas berapa banyak waktu produktif yang dihabiskan setiap karyawan untuk mengerjakan tugas-tugas yang penting bagi keberhasilan organisasi daripada tugas-tugas luar yang tidak terkait atau bahkan merugikan tanggung jawab pekerjaan mereka (seperti menjelajah media sosial).

6 Kemampuan yang lebih besar bagi tim jarak jauh untuk berkembang dengan cepat: Seiring kemajuan teknologi dengan kecepatan tinggi, banyak organisasi menemukan bahwa memiliki beberapa pekerja jarak jauh yang berbakat jauh lebih efisien daripada menempatkan sebagian besar karyawan di lokasi kantor tradisional di seluruh dunia. jenis pengaturan ini tidak cocok untuk proyek skala besar yang membutuhkan kolaborasi signifikan antara banyak anggota tim (pikirkan pengembangan perangkat lunak atau peluncuran produk). Namun, tim kecil yang sebagian besar terdiri dari pekerja jarak jauh biasanya berjalan dengan baik ketika muncul skala proyek tersebut dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas atau tenggat waktu [1].

Tantangan Terkait Dengan Mengelola Karyawan yang Bekerja Dari Rumah

1 Interaksi terbatas dengan rekan kerja : Karena karyawan tidak secara fisik mengunjungi kantor setiap hari, mungkin ada sedikit kesempatan untuk interaksi informal dengan rekan kerja selama istirahat makan siang reguler atau setelah jam kerja ketika departemen lain mungkin tutup [2].Selain itu, karena email dan bentuk komunikasi lainnya biasanya lebih diutamakan daripada pertemuan tatap muka dalam situasi seperti ini [3], komunikasi yang efektif menjadi semakin sulit karena tim tumbuh lebih besar . 2 Kurangnya akuntabilitas: Karena manajer tidak dapat dengan mudah melihat bagaimana kinerja staf individu dari meja mereka di rumah, menjadi lebih sulit bagi mereka untuk meminta pertanggungjawaban individu untuk memenuhi tenggat waktu, menghasilkan produk berkualitas, dll. 3 Kesulitan mengoordinasikan multi-tugas: Ini dapat menjadi tantangan bagi manajer yang mengawasi tim jarak jauh ketika beberapa staf secara bersamaan mengerjakan tugas yang berbeda pada perangkat yang berbeda. Selain itu, jika salah satu staf tertinggal dalam tugas yang diberikan karena kurangnya konsentrasi atau kemampuan peralatan/perangkat lunak yang tidak memadai di rumah , yang lain mungkin menjadi frustrasi karena tidak berhasil menjangkau mereka secara langsung [4] 4 Kesulitan mengkomunikasikan perubahan/pembaruan : Saat membuat perubahan/pembaruan di seluruh seluruh organisasi – apakah perubahan tersebut berkaitan erat atau departemen tertentu dalam suatu organisasi – mengirimkan email massal yang berisi semua informasi yang relevan dapat terbukti bermasalah baik secara teknis maupun politis [5].Misalnya 5 Peningkatan risiko yang terkait dengan pelanggaran data: Sebuah studi yang diterbitkan oleh Forbes menemukan bahwa hanya 1% bisnis AS yang mengalami pelanggaran data yang mengakibatkan akses tidak sah ke data pelanggan selama dua tahun terakhir; di antara bisnis yang mempekerjakan 50+ pekerja, hampir setengahnya telah mengalami setidaknya satu insiden yang melibatkan akses tidak sah ke data pelanggan selama dua tahun terakhir[6].

  1. Mengurangi stres kantor: Bekerja dari rumah dapat mengurangi tingkat stres karena karyawan tidak lagi harus menghadapi perjalanan sehari-hari atau lingkungan kantor yang bising.Hal ini dapat menyebabkan peningkatan produktivitas dan kreativitas.
  2. Peningkatan efisiensi komunikasi: Dengan lebih sedikit gangguan, karyawan dapat berkomunikasi secara lebih efektif dengan manajer, kolega, dan klien mereka melalui email, obrolan, atau alat konferensi video.Ini mengarah pada peningkatan kerja tim dan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
  3. Peningkatan keseimbangan kehidupan kerja: Banyak orang menemukan bahwa mereka dapat lebih menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka ketika mereka bekerja dari rumah sesekali daripada penuh waktu karena berkurangnya tuntutan pada jadwal waktu mereka.
  4. Mengurangi biaya pergantian karyawan: Ketika seorang karyawan tidak senang dengan kondisi kerja atau beban kerja mereka di rumah, seringkali lebih mudah bagi mereka untuk pergi daripada di lingkungan kantor di mana mereka dikelilingi oleh rekan kerja Mereka mungkin juga merasa lebih sulit untuk pindah secara permanen jika mereka memiliki ikatan yang kuat dalam jaringan karyawan perusahaan (yaitu, anggota keluarga).

Apakah ada perbedaan kualitas kerja saat karyawan di rumah versus di kantor?

Tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim bahwa karyawan yang bekerja dari rumah tentu kurang produktif dibandingkan mereka yang bekerja di kantor.Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekerja dari rumah sebenarnya dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Salah satu alasan mengapa hal ini dapat terjadi adalah karena pekerja jarak jauh cenderung lebih terorganisir dan disiplin dalam hal jadwal kerja mereka.Mereka juga cenderung lebih kreatif karena tidak memiliki gangguan dalam bentuk orang lain atau kebisingan.Selain itu, bekerja dari rumah dapat membantu karyawan menghindari kelelahan dan tetap termotivasi sepanjang hari.

Namun, ada juga beberapa kelemahan yang terkait dengan bekerja dari rumah.Misalnya, karyawan mungkin tidak mendapatkan banyak interaksi sosial karena mereka tidak bisa keluar untuk makan siang atau bertemu orang baru saat istirahat.Selain itu, mereka mungkin merasa sulit untuk menjalin komunikasi yang baik dengan rekan kerja mereka jika mereka tidak dapat bertemu langsung dengan mereka.

Secara keseluruhan, tidak ada pemenang yang jelas dalam hal apakah bekerja dari rumah lebih baik atau tidak daripada bekerja di lingkungan kantor.Hal utama bagi pemberi kerja adalah memastikan bahwa kedua opsi tersedia sehingga karyawan dapat memilih yang terbaik bagi mereka.

Haruskah perusahaan mengharuskan pekerjanya datang ke kantor pada hari-hari tertentu dalam seminggu?

Tidak ada aturan pasti mengenai apakah perusahaan harus mewajibkan pekerjanya untuk datang ke kantor pada hari-hari tertentu dalam seminggu.Beberapa orang berpendapat bahwa bermanfaat bagi karyawan untuk dapat berinteraksi dengan rekan kerja lain dan mendapatkan umpan balik tentang pekerjaan mereka, sementara yang lain merasa bahwa bekerja dari rumah dapat memberikan karyawan lingkungan kerja yang lebih santai dan produktif.Pada akhirnya, terserah kepada masing-masing perusahaan apakah mereka memerlukan pekerja mereka untuk datang ke kantor atau tidak.

Jika semua orang bekerja dari rumah, apa yang akan terjadi dengan harga real estat kantor?

Dengan asumsi semua orang bekerja dari rumah, harga real estat kantor akan turun karena lebih sedikit ruang yang dibutuhkan.Hal ini dapat menyebabkan peningkatan jumlah perusahaan rintisan dan usaha kecil yang bekerja dari rumah, karena mereka tidak membutuhkan banyak ruang.Selain itu, perusahaan dengan beberapa lokasi dapat menggabungkan kantor mereka menjadi satu lokasi untuk menghemat biaya.Ini juga akan menciptakan peluang baru bagi pekerja telecommuting yang saat ini tidak memiliki akses ke jam kerja yang fleksibel.Secara keseluruhan, pergeseran menuju bekerja dari rumah ini akan menghasilkan tempat kerja yang lebih efisien dengan penurunan dampak lingkungan dan peningkatan produktivitas.

Bisakah lebih banyak orang yang bekerja dari rumah mengurangi kemacetan lalu lintas selama jam perjalanan?

Tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan ini karena sebagian besar tergantung pada perjalanan individu dan jadwal kerja.Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang bekerja dari rumah dapat mengurangi kemacetan lalu lintas selama jam perjalanan.Ini karena mereka biasanya tidak mengemudi dalam jumlah besar dan malah menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki atau bersepeda untuk mencapai pekerjaan mereka.Selain itu, bekerja dari rumah juga dapat membantu orang menghemat biaya bensin karena mereka tidak perlu berkendara ke tempat kerja.Secara keseluruhan, tampaknya ada beberapa bukti bahwa lebih banyak orang yang bekerja dari rumah dapat mengurangi kemacetan lalu lintas selama jam perjalanan.Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ini benar-benar terjadi dalam praktik.

konten panas